August 12, 2019

Dibantai MU, Chelsea dan Tagar Lampard Out Trending di Twitter

Dibantai MU, Chelsea Trending di Twitter

Dibantai Manchester United di laga pertama Liga Inggris 2019/20 di Old Trafford, Minggu (11/8/2019), Chelsea trending di Twitter.

Fans Chelsea mengungkapkan kekecewaan dan kritiknya, namun banyak juga yang memberikan semangat kepada skuat The Blues.

Pelatih Chelsea, Frank Lampard, juga menjadi sasaran kritik, terutama dari fans Chelsea yang sejak awal menentang penunjukkan "Super Frank" sebagai manajer The Blues.

Selain Chelsea, tagar #LampardOut juga diramaikan fans Chelsea. Muncul juga sejumlah meme dan lelucon yang mengolok-olok Lampard atas kekalahan memalukan ini.

Lampard sendiri mengakui kekalahan dan kelemahan timnya. Di laga ini, ia mempercayakan posisi starter ke sejumlah pemain muda. Ia lebih memilih Tammy Abraham dan Mason Mount di starting line-up daripada peman senior Olivier Giroud dan Christian Pulisic.

Dalam laga ini, sejumlah nama masih absen. Antonio Ruediger, Willian, Ruben Loftus-Cheek, dan Callum Hudson-Odoi melewatkan pertandingan karena cedera.

"Kami memang kehilangan para pemain internasional dan pemain-pemain kunci, tapi saya tak mau menjadikannya sebagai alasan. Kami sempat bertarung untuk waktu yang panjang kok," kata Lampard kepada Sky Sports, sebagaimana dikutip BBC.

"Kami membuat empat kesalahan dan mereka langsung memanfaatkannya. Ini adalah pengecekan realitas untuk kami semua. Kami adalah Chelsea, kami tak mau datang ke sini dan kalah 4-0."

"Ini sebenarnya bukan pertandingan yang mencerminkan skor 4-0 untuk waktu yang panjang, tapi kami mesti menerimanya. Kami punya Piala Super (Eropa) mendekat dan kemudian laga kandang pertama (Liga Inggris), jadi kami memetik hal-hal bagus dan juga yang buruk lalu menganalisisnya," imbuhnya.

"Tanpa ragu, empat kesalahan, empat gol, mari kita segera selesaikan, karena kami harus kritis terhadap diri sendiri. Selain itu, selama 60 menit kami mengendalikan permainan. Kami mengontrol babak pertama, lalu dua kali tembakan kami kena tiang," kata Lampard lagi dikutip Soccerway.

"Ada keputusan yang buruk pada sepertiga akhir lapangan, ketika kami seharusnya bisa mendapatkan tembakan dan gol. Pada babak pertama, Chelsea harusnya memimpin."

"Pada kedudukan 0-1 kami adalah tim yang lebih baik, tapi saya tidak bisa berdiri di sini dan terlihat senang dengan itu karena itu adalah 0-4. Anda tidak dapat membuat kesalahan sendiri pada level ini, tetapi permainan tidak menggambarkan skor 0-4," jelas Lampard.

Show comments
Hide comments

No comments:

Post a Comment